| Foto bersama peserta dan narasumber usai Pembukaan Mukernas XII PD-PGMI Indonesia di UNISMA sebagai pembuka agenda strategis penguatan Program Studi PGMI di tingkat nasional. |
Idelita News, Malang, 25 Juni 2026 – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XII
Perkumpulan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI)
Indonesia resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026) di Universitas Islam Malang
(UNISMA). Kegiatan yang menjadi forum strategis bagi pengembangan Program Studi
PGMI di Indonesia tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UNISMA,
Dr. Drs. H. Abdul Jalil, M.Pd.I. Pembukaan Mukernas berlangsung khidmat
dengan dihadiri para pimpinan perguruan tinggi, pengurus PD-PGMI Indonesia,
serta perwakilan dosen dan program studi PGMI dari berbagai daerah di
Indonesia.
Dalam sambutannya,
Dekan FAI UNISMA menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada
Fakultas Agama Islam UNISMA sebagai tuan rumah penyelenggaraan Mukernas XII
PD-PGMI Indonesia. Menurutnya, forum nasional tersebut memiliki peran yang
sangat penting dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi penyelenggara
Program Studi PGMI sekaligus merumuskan arah kebijakan pengembangan pendidikan
guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia. Ia berharap Mukernas mampu menghasilkan
berbagai keputusan dan rekomendasi strategis yang berdampak nyata terhadap
peningkatan mutu Program Studi PGMI, perbaikan prospek dan penguatan daya saing
lulusan PGMI, serta pengembangan karier dan profesionalisme dosen PGMI di
berbagai perguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua
Umum PD-PGMI Indonesia, Dr. Andi Prastowo, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan
bahwa Mukernas XII PD-PGMI Indonesia menjadi momentum penting untuk merumuskan
berbagai rekomendasi strategis sebagai arah pengembangan Prodi PGMI secara
nasional. Menurutnya, sejumlah isu prioritas yang menjadi fokus pembahasan
dalam Mukernas meliputi pengembangan dan pembaruan kurikulum Program Studi PGMI
agar selaras dengan kebutuhan zaman, penyusunan peta jabatan dosen sebagai
bagian dari penguatan karier akademik, serta penataan struktur keilmuan Prodi
PGMI agar semakin kokoh sebagai disiplin ilmu yang memiliki identitas dan
karakteristik yang jelas. Hasil Mukernas diharapkan menjadi rekomendasi bersama
yang dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi, organisasi profesi, dan para
pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di
Indonesia.
Ketua Panitia Mukernas
XII PD-PGMI Indonesia, Lia Nur Atiqoh Bela Dina, M.Pd.I., menjelaskan
bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 peserta yang berasal dari
perwakilan Program Studi PGMI dan dosen PGMI dari berbagai perguruan tinggi di
seluruh Indonesia. Peserta yang hadir merepresentasikan jenjang pendidikan
sarjana, magister, hingga doktor, sehingga forum ini menjadi wadah yang
inklusif untuk menghimpun gagasan dan aspirasi dari berbagai level pendidikan
tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Mukernas XII PD-PGMI
Indonesia diharapkan mampu menghasilkan program kerja dan rekomendasi yang
tidak hanya memperkuat tata kelola organisasi, tetapi juga memberikan
kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan guru madrasah ibtidaiyah
dan pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
0Komentar